Wednesday, 10 November 2021

Khulashoh Nurul Yaqin Juz 2 - KORBAN DALAM PERANG UHUD

Mata Pelajaran       : Tarikh (Khulashoh Nurul Yaqin Juz 2)

Materi                    : KORBAN DALAM PERANG UHUD

Pemateri                 : Ust. Ghufroni Misbah, S.Pd.I

القتلى

KORBAN DALAM PERANG UHUD 

 

وقتل من المسلمين فى احد اكثر من سبعين و من المشركين ثلاثة و عشرون

Dalam perang uhud itu ada sebanyak 70 orang yang terbunuh , sedang dari pihak orang musyriq yang terbunuh ada 23 orang 

وقد مثلت قريش بقتلى المسلمين تمثىلا فظيعا

dalam perang itu orang quraisy telah melakukan penganiayaan yang sangat bengis terhadap korban korban orang islam 

وقتلا فى هذه الغزوة حمزة -عمّ الرسول صلى الله عليه وسلم- غافله رجل اسمه وحشىّ

korban perang itu diantaranya ialah Hamzah paman Nabi sendiri . ia dibunuh dari belakang oleh seorang yang bernama wahsyi . 

وبقرت بطنه امراة واخذت كبده لتاكلها , فلا كتهاثمّ ارسلتها

setelah ia terbunuh , datang lah seorang perempuan membelah perutnya lalu mengambil jantungnya kemudian di kunyahnya kemudian dimuntahkannya kembali 

وقد حزن عليه الرسول صلى الله عليه وسلم , وامر بدفن جميع الشهداء فى ثيا بهم التىقتلوا فيها

kejadian ini sungguh sangat menyedihkan Rasulullah . lalu beliau memerintahkan supaya orang orang yang mati syahid itu di kubur bersama sama pakaiannya . 

ولما رجع المسلمون الى المدينة , سخر بهم اليهود والمنافقون وقالوا الاخوانهم : لو كانوا عندنا ماماتوا وما قتلوا

ketika orang orang islam sudah kembali ke madinah , mereka diperolok olok oleh orang yahudi dan munafiq, sambil berkata kepada kawannya: ” umpama mereka mau bersama sama kita , niscaya mereka tidak akan mati atau terbunuh”. 

 


Ghoyah wa taqrib - macam darah yang keluar dari kemaluan wanita

Mata Pelajaran       : Fiqih (Ghoyah wa taqrib)

Materi                    : Macam-macam darah yang keluar dari kemaluan wanita

Pemateri                 : Usth. Siti Qomariah, S.Pd.I


فصل) ويخرج من الفرج ثلاثة دماء دم الحيض والنفاس والاستحاضة 

Ada 3 macam darah yang keluar dari kemaluan wanita: (a) darah haid, (b) darah nifas, (c) darah istihadlah.

فالحيض هو الدم الخارج من فرج المرأة على سبيل الصحة من غير سبب الولادة ولونه أسود محتدم لذاع 

Darah haid adalah darah yang keluar dari kemaluan perempuan dengan cara sehat bukan karena melahirkan. Dan warnanya kehitam-hitaman, terasa panas dan diikuti mual-mual pada perut.

والنفاس هو الدم الخارج عقب الولادة والاستحاضة هو الدم الخارج في غير أيام الحيض والنفاس 

Nifas adalah darah yang keluar setelah melahirkan.
Istihadlah adalah darah yang keluar di selain hari-hari haid dan nifas.

وأقل الحيض يوم وليلة وأكثره خمسة عشر يوما وغالبه ست أو سبع 

Paling sedikitnya darah haid adalah satu hari satu malam. Dan yang paling banyak adalah 15 hari. Umumnya 6 (enam) atau 7 (tujuh) hari.

وأقل النفاس لحظه وأكثره ستون يوما وغالبه أربعون وأقل الطهر بين الحيضتين خمسة عشر يوما ولا حد لأكثره 

Paling sedikitnya nifas adalah sebentar dan paling banyak 60 hari dan umumnya 40 hari.

وأقل زمن تحيض فيه المرأة تسع سنين وأقل الحمل ستة أشهر وأكثره أربع سنين 

Paling sedikitnya masa suci di antara dua masa haid adalah 15 hari. Dan tidak ada batas untuk paling banyaknya.

وأقل الحمل ستة أشهر وأكثرها أربع سنين وغالبه تسعة أشهر.

Usia minimal wanita haid adalah 9 (sembilan) tahun. Paling sedikitnya usia kehamilan 6 bulan. Paling panjang kehamilan 4 tahun. Umumnya masa hamil adalah 9 bulan

Mabadi Fiqih Juz 1 - Hadats kecil dan cara mensucikannya

Mata Pelajaran       : Fiqih (Mabadi Fiqih Juz 1)

Materi                    : Hadats kecil dan cara mensucikannya

Pemateri                 : Ust. Muhammad Muatok, M.Pd



Pertanyaan: Apa hadats kecil itu?.

جواب : هو كل ما يبطل الوضوء.

Jawaban: Hadats kecil adalah setiap perkara yang membatalkan wudhu.

سؤال : ما الذي يبطل الوضوء ؟.

Pertanyaan: Apa saja yang membatalkan wudhu ?.

جواب : الذي يبطل الوضوء خمسة : الأول خروج شيئ من أحد السبيلين ، الثاني زوال العقل ، الثالث النوم ، الرابع لمس المرأة الأجنبية ، الخامس لمس القبل أو الدبر بباطن الكف.

Jawab : Yang membatalkan wudhu itu ada lima, yaitu : Pertama: Keluarnya sesuatu dari salah satu dua jalan, Kedua: Hilang akal, Ketiga: Tidur, Keempat: Menyentuh wanita ajnabiyyah atau bukan mahramnya, Kelima: Menyentuh qubul dan dubur dengan telapak tangan bagian dalam.

سؤال : ما المرأرة الأجنبية ؟.

Pertanyaan: Siapa yang di sebut dengan wanita ajnabiyah ?.

جواب : هي التي لا يحرم نكاحها لأجل نسب أو رضاع أو مصاهرة.

Jawaban: Wanita ajnabiyah adalah wanita yang halal di kawin di sebabkan karena keturunan atau satu susuan atau menjadi anak menantu / mertua.



Tuesday, 9 November 2021

Khulashoh Nurul Yaqin Juz 3 - Penaklukan persia

Mata Pelajaran       : Tarikh (Khulashoh Nurul Yaqin Juz 3)

Materi                    : Penaklukan persia

Pemateri                 : Ust. Nur Hadziq, S.Pd.I

Tentang penaklukan persia di masa Abu Bakar, yang dipimpin kholid bin walid yang berakhir dengan kekalahan Persia dengan terbunuhnya Hormuzan.

Washoya - ADAB BELAJAR, MUTHALA’AH (MENGKAJI ULANG) DAN DISKUSI

Mata Pelajaran       : Akhlak (Washoya)

Materi                    : ADAB BELAJAR, MUTHALA’AH (MENGKAJI ULANG) DAN DISKUSI

Pemateri                 : Ust. Muhammad Agus Salim, S.Pd.I


Pelajaran Ketujuh - الدّرس السّابع
فى آدب مطالعة والمذاكرة والمناظرة

ADAB BELAJAR, MUTHALA’AH (MENGKAJI ULANG) DAN DISKUSI
يابنىّ : ان اردت الخير لنفسك فلا تطالع درسك وحدك واتّخذ لك صديقا من اخوانك يشارككفى المطالعة ويعينك على الفهم, فاذامررت بمسئلة وظننك انّك فهمتها فلا تكتف بظنّك حتّى تدع الكتاب من يدك وتقرّرعا لنفسك اولمن معك كانّك تلقى درسا على المتعلّمين.

Wahai anakku : bila engkau menghendaki kebaikan atas dirimu, maka ajaklah beberapa orang teman sekolahmu untuk muthala’ah(belajar) bersama, mungkin temanmu dapat menolongmu dalam memahami sesuatu. Bila engkau telah memahami pelajaranmu, jangan engkau tinggalkan begitu saja buku pelajaranmu. Tetaplah belajar bersama teman-temanmu seperti engkau sedang menghadapi pelajaran di hadapan para pendidikmu.
يابنىّ : تأدّب مع اخيك الّذى تختاره للمطالعة – واذا فهمت فبله فلا تفتخر عليه بالسّبق, واذا عرضك فى فهم مسئلة فاستمع لما يقول فربّما يكون الحقّ معه وانت مخطىئ فى فهمك. وايّاك والمجادلة بالباطل والانتصار لرأيك ان كان خطأ, فانّ العلم امانة, ومن نتصر للباطل فقد ضيّع امانة الله.

Wahai anakku : berlaku sopanlah terhadap temanmu dalam belajar. Bila engkau lebih cepat memahami masalah, jangan sekali kali engkau menghina temanmu (baik dengan kata kata atau dengan perbuatan) dengan menunjukan kebolehanmu dalam membahas atau memahami suatu masalah. Wahai anakku, takutlah dirimu dari berdebat (mujadalah) dan bersitegang dari perkara yang bathil (salah) sesungguhnya ilmu pengetahuan itu adalah amanah dan barang siapa menggunakan ilmu pengetahuan ke arah kebathilan, berarti ia menyia-nyiakan amanah dari Allah swt.
يابنىّ : اكثر من المذاكرة لما حصّلت من العلوم فانّ آفة العلم النّسيان, واعلم انّك فى نهاية العلم ستمتحن فى كلّ معلوماتك وعند الامتحان يكرم المرء اذا أحسن الاجابة ويستهين به اهله اذا لم يحسن الجواب وظهر انّه مفرّط فى التّحصيل.

Wahai anakku : perbanyaklah mudzakarah (mengkaji ulang) berbagai pelajaran yang telah engkau dapatkan. sesungguhnya petaka bagi ilmu pengetahuan adalah lupa. Ketahuilah! sesungguhnya engkau orang yang terpandang di masyarakat, tentu akan datang ujian bagi setiap ilmu pengetahuan yang engkau miliki. orang yang dapat mengatasi ujian itu, akan mendapatkan kedudukan yang mulia, sebaliknya masyarakat akan mencelanya bila ia tidak berhasil mengatasi dengan baik. Dengan demikian akan terlihat kesungguhan orang tersebut dalam belajar.

 


Aqoidu Diniyah Juz 3 - Mukholafatul lil hawadisi

Mata Pelajaran       : Akidah (Aqoidu Diniyah Juz 3)

Materi                    : Mukholafatul lil hawadisi

Pemateri                 : Ust. Akhmad Khosim, S.H.I

Soal : Apa arti Mukholafatul lil hawadisi bagi Allah ?
Jawab : Arti Mukholafatul lil hawadisi bagi Allah adalah sungguh kita meyakini bahwa Allah SWT tidak menyerupai apapun dan tidak ada sesuatu apapun yang menyerupaiNya, tidak ada yang serupa dengan Allah dan tidak ada tandinganNya dan tidak ada sesuatupun yang sama dengan Allah dan dia Allah maha mendengar dan maha melihat.

Soal : Apa arti kiyamuhu bi nafsihi bagi Allah?
Jawab : Arti kiyamuhu binafsihi bagi Allah SWT adalah sungguh kita meyakini bahwa Allah SWT tidak butuh terhadap sesuatu apapun. Sedangkan selain Allah bituh terhadapNya dan segala sesuatu selain Allah bergantung kepadaNya dan ada karena Allah dan dia Allah maha kaya dan maha terpuji.

Soal : Apa arti Wahdaniyah bagi Allah?
Jawab : Arti Wahdaniyah bagi Allah SWT adalah sungguh kita meyakini bahwa Allah SWT adalah Satu tidak ada sekutu bagiNya, Allah itu Tunggal tidak ada yang menyamainya, Allah itu tempat bergantung , tidak ada bandingan bagi Allah, Allah itu tunggal dan tidak ada yang menyamaiNya, Allah tidak beranak dan diperanakkan dan tidak ada bagi Allah itu menyerupai seorangpun.

Yanbua Jilid 6 - hukum Al Ta'rif

Mata Pelajaran       : Tajwid (Yanbua Jilid 6)

Materi                    : hukum Al Ta'rif

Pemateri                 : Ust. Lukman Hakim, S.H.I




Lam yang pertama (hukum Al Ta'rif) dinamakan Idzhar Qomariyah
Lam Yang kedua (hukum Al Ta'rif) Idghom Syamsiyyah

Aqoidu Diniyah Juz 4 - Latihan Soal

Mata Pelajaran       : Akidah (Aqoidu Diniyah Juz 4)

Materi                    : Latihan Soal

Pemateri                 : Ust. Agung Maula Rois, S.H

Untuk pertemuan kali ini pak Agung akan memberikan tugas latihan buat anak-anakku yang masih berada dirumah, silahkan di buat ya, untuk materinya bisa di simak artikel tentang hadis kitab Aqoidu Diniyah Juz 4 di blog ini ya.
Berbeda dengan tugas sebelumnya, kali ini kalian mebuat video tentang " arti penting ilmu akidah dalam kehidupan sehari-hari dan menjelaskan sifat-sifat wajib allah dan artinya"

 ----------


Keterangan ;
  • Para santri membuat video tentang tema di atas dan di kirimkan ke wali kelas agama masing-masing.
  • Jika ada hal yang belum paham, bisa di tanyakan kepada wali kelas agama, atau bisa japri ke pak agung.
  • Santri yang mengumpulkan tugas akan mendapatkan nilai tambahan dari wali kelas agama
  • Daftar wali santri agama bisa di lihat di sini

Monday, 8 November 2021

Mabadi Fiqih Juz 3 - Perkara-perkara yang mewajibkan mandi

Mata Pelajaran       : Fiqih (Mabadi Fiqih Juz 3)

Materi                    : Perkara-perkara yang mewajibkan mandi 

Pemateri                 : Usth. Siti Qomariah, S.Pd.I

مُوْجِبَاتُ الْغُسْلِ: (1) الْجَنَابَةُ لقوله تعالى وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْا وقوله صلى الله عليه وسلم اِذَا الْتَقَي الْخِتَانَانِ اَوْ مَسَّ الْخِتَانُ الْخِتَانَ وَجَبَ الْغُسْلُ (2) الْحَيْضُ لقوله تعالى وَلَا تَقْرَبُوْهُنَّ حَتَّى يَطْهُرْنَ وقوله صلى اله عليه وسلم اِذَا اَقْبَلَتِ الْحَيْضَةُ فَدَعِيَ الصَّلَاةَ فَاِذَا ذَهَبَ قَدْرُهَا فَاغْسِلِيْ عَنْكِ الدَّمَ ثُمَّ صَلِّى (3) الْمَوْتُ لقول صلى اله عليه وسم فِيْمَنْ وَقَصَتْهُ نَاقَتُهُ وَمَاتَ اِغْسِلُوْهُ بِمَاءٍ وَسِدْرٍ
perkara-perkara yang mewajibkan mandi (1) jinabat, karena firman Allah jika kalian junub maka bersucilah dan sabda beliau SAW jika dua kemaluan bertemu atau kemaluan menyentuh kemaluan maka wajib mandi (2) haid, karena firman Allah dan jangan kalian dekati wanita-wanita sampai mereka suci, dan sabda beliau SAW jika haid datang maka tinggalkanlah sholat jika sudah hilang maka basuhlah darah dari tubuhmu kemudian shalatlah (3) mati, karena sabda nabi SAW tentang seseorang yang di lempar ontanya dan mati: mandikan ia dengan air dan daur bidara 

فُرُوْضُ الْغُسْلِ: النِّيَةُ وَتَعْمِيْمُ الْبَدَنِ بِالْمَاءِ لقوله صلى اله عليه وسلم مَنْ تَرَكَ مَوْضِعَ شَعْرَةٍ لَمْ يَغْسِلْهَا فُعِلَ بِهِ كَذَا وَكَذَا مِنَ النَّارِ
fardlu-fardlunya wudlu: niat, meratakan badan dengan air karena sabda nabi : barang siapa meninggalkan sebesar rambut yang ia tidak membasuhnya maka ia akan disiksa dengan api

سُنَنُ الْغُسْلِ: التَّسْمِيَةُ وَغَسْلُ الكفيت قَبْلَ اِدْخَالِهِمَا الْاِنَاءَ وَالْوُضُؤُ وَدَلْكُ الْجَسَدِ وَبَلُّ الشَّعْرِ وَالْمُوَلَاةُ وَالْاِبْتِدَاءُ بِغَسْلِ الشِّقِّ الْاَيْمَنِ ثُمَّ الْاَيْسَرِ ثُمَّ صَبُّ الْمَاءِ عَلَى الرَّاءْسِ وَتَأْخِيْرُ غَسْلِ الرِّجْلَيْنِ
sunah-sunnah mandi: membaca bismillah, membasuh kedua telapak tangan sebelum memasukkan keduanya ke tempat air, wudlu, menggosok badan, menyisir rambut, terus menerus, memulai dengan sisi kanan lalu kiri lalu menuangkan air ke kepala dan mengakhirkan membasuh kedua kaki

KEGIATAN SANTRI PMS KENDAL MINGGU INI

 MUHADARAH KELAS 12 SMA PMS









VAKSIN KE-2





PETUGAS SHOLAT JUM'AT





PENYULUHAN KESEHATAN



PEMILIHAN KETUA UMUM OSIS, PMR, PRAMUKA





DEBAT CALON KETUA OSIS